Written By mus de oranje on 20 Januari 2013 | 23:32
TAKENGON
- Aceh Tengah dikenal sebagai penghasil kuda Gayo. Kuda tersebut bukan
untuk menarik pedati atau tunggangan wisata, melainkan untuk membajak
sawah. Selain untuk membajak, kuda yang terbaik biasanya dipakai untuk
pacuan.
Masyarakat
dataran tinggi Gayo memang "gila" pacuan kuda. Pacuan kuda di Takengon
lebih menyerupai pacuan kuda ala koboi yang biasa terlihat dalam
film-film laga.
Sama-sama
liar, keahlian joki didapat alami dan tanpa aturan detail. Hanya saja,
jika para koboi masih memakai pelana dan beseragam keren, joki pacuan
kuda di Takengon malah sebaliknya. Untuk itu, para pemilik kuda harus
melatih dan merawat kuda nya dengan baik.
Berikut foto-foto warga memandikan kuda di pinggir Danau Laut Tawar :



Sumber : atjehpost.com
Sumber : http://acehtourismagency.blogspot.com/2013/01/foto-memandikan-kuda-di-pinggir-danau.html#ixzz2JnyFsYa0

Posting Komentar